Wednesday, December 31, 2008

Song Writing


Sebenarnya tidak ada aturan khusus dalam mengarang lagu, hanya sekedar mengeneralisasikan saja agar menjadi referensi bagi pemula. Keajaiban pertama yang kita lakukan adalah pertama kali ide itu muncul jangan pernah berfikir apa-apa lakukan saja, tidak ada yang melarang, menyalahkan atau bahkan mencibir kamu, its free........!!!

Warning.....!
  1. Jangan pernah menentang ide yang pertama kali muncul biarkan ide itu mengalir apa adanya, itulah originalitas,itulah kamu titik!!
  2. Jangan berfikir macam-macam, nanti inilah, nanti itulah, cengenglah, idealislah, atau sebaliknya berfikir sebuah yang komersil, ingin inilah, ingin itulah. Tahu tidak inilah yang menyebabkan kenapa lagu-lagu sekarang tidak dapat bertahan lama, everlasthing ? Karena originalitas dan kejujuran ide sudah terkontaminasi macam-macam, biarkan saja, ya itulah karyamu.titik!!
  3. Jangan pernah berfikir lagumu ingin seperti group band lain, boleh-boleh saja dalam catatan hanya sebagai refrensi saja, agar lagumu tidak terlalu terkontaminasi orang lain.
Biasanya ada 3 mode mempermudah proses penciptaan
  1. Membuat pattern chord terlebih dahulu sebagai pattern dasar dan kemudian isilah dengan senandung na..na.. atau terserahlah hingga mendapatkan rangkaian nada yang pas menurutmu, step by step kemudian baru berfikir liriknya.
  2. Menulis lirik dulu kemudian beri nada, baru iringi dengan chord dan rasakan harmonisasinya.
  3. Atau spontanitas keduanya dilakukan, biasanya song writer memakai step ini, semua sah-sah saja.
Bagan umum lagu
  1. Intro sebagai bagan pembuka lagu ada beberapa macam intro yaitu:
    • Membuat riff atau lead salah satu instrument, bisa diambil dari nada reffren, cuplikan nada pada bait, coda atau bisa saja riff baru, sebagai bridge menuju kebait lagu
    • Free mate, memberi tambahan lirik atau senandung dengan iringan 1 instrumen yang berfungsi sebagai layer misalkan, gitar akustik, piano atau pad
    • Bisa diawali dengan guide drum sebagai tempo, loop, atau langsung memainkan full instrument
  2. Bait lagu, biasanya dimainkan dengan simple dan ryhtm sederhana, tujuannya agar lebih terkonsentrasi pada lirik, sebab bait 1 atau ke 2 bercerita untuk menuntun kearah reffren.
  3. Chorus atau verse 2, bait yang menghubungkan antara bait 1 ke reffren, fungsinya mengantarkan proses keklimaks lagu yang biasanya berada direffren, musik lebih ekspresif dengan background riff untuk memberi kesan eksprsif tersebut.
  4. Reff kebanyakan menjadi inti dari pada lagu, biasanya berisi penggalan lirik yang diulang ulang, atau penekanan kata yang lebih, tapi tidak harus seperti itu begitu banyak pilihan dan bebas, dinamika musik lebih dramatik, lebih klimaks, penambahan unsur perkusif ride pada drum sepertinya menjadi hal yang wajib untuk lebih meramaikan nuansa lagu, atau malah sebaliknya lebih soft dari bagian lagu lain tergantung selera.
  5. Interlude, lead biasa dipakai untuk menekankan nuansa atau pesan lagu, bisa juga ditambahkan unison yang lebih memunculkan ryhtm, biasanya lead guitar, string section, brass section, atau instrumen lain
  6. Coda, tambahan lagu juga fungsinya hampir sama yaitu mempertegas emosional lagu
  7. Pengulangan reffren kembali, dalam hal ini bebas sesuai selera
  8. Ending, fine penutup lagu, atau bisa juga menggunakan fade out.
Nah anda sudah menjalani proses aktualisasi diri yang luar biasa, mewujudkan secara nyata ide, kata hati atau apalah......, cie..cie... kayak motivator aja..he..he..,
Buatlah lagu tiap hari suatu saat pasti kamu dapat rekor muri, pencipta lagu terbanyak se RW hua..ha...ha...
Good Luck.... dan ingak-ingak apapun hasilnya itulah karyamu, cerminan dari dirimu, nggak perlu pesimis ato kelewat bangga,oke coy................

Monday, December 29, 2008

I am a superman, tapi kenapa masih kalah ?


"Apapun yang kau inginkan akan kuturuti, apapun yang kau minta akan kuberi karena aku mencintaimu"

Emang bener sih...., tapi kita telah menanam bom waktu sekaligus boomerang buat kita.
Bener kata orang janji adalah hutang, semakin banyak janji kita ucapkan semakin banyak deposit utang yang kita tanam. Lalu dimana letak kesalahannya?

Kita telah membiasakan "ada" kepada pasangan, mula-mula tujuannya baik agar pasangan menemukan segala sesuatunya didiri kita, tapi ternyata kita telah mengajari ketergantungan segala sesuatunya pada kita baik sadar atau tidak sadar itu pasti ada. Nah jika suatu saat dia meminta dan kita tidak bisa memenuhinya maka segalanya akan berbalik pada kita, apa jawabannya ? kau telah kehabisan waktu untukku, kau tidak lagi memperhatikanku bla...bla...bla..., jika tidak kita turuti ketakutan yang terjadi mendapatkan dari orang lain, takut disepelekan dan dianggap tidak mampu, apalagi yang terjadi 2 masalah berkolaborasi jadi 1, masalah kita dengan kita sendiri dan masalah kita dengan pasangan.

Bagaimana seharusnya ? Beri kepercayaan dia untuk menghadapi segala sesuatunya dengan dirinya sendiri, beri waktu dia untuk menemukan keunikannya sendiri, dengan demikian anda menjadikan pasangan anda semakin dewasa, dan selamat anda dan pasangan telah menjadi teamwork yang kecil dan solid.

All by my self..........???





Saya harus melakukan ini sendiri, saya harus melakukan itu sendiri, begini sendiri dan begitu sendiri, ini bisa kutangani begini dan ini bisa kuatasi begitu. memang sepintas kelihatan seperti ideal tetapi apa yang terjadi ? kita akan mengalami kelelahan ditengah jalan, un focus, dan ketika satu masalah tidak bisa diatasi maka stresslah yang terjadi. Dibalik kesuksesan seseorang ternyata orang lainlah yang menjadikan kita sukses, acapkali kita dibohongi perasaan waham segalanya bisa kita tangani sendiri, sebagai kata pengalihan bahwa sebenarnya kita tidak percaya orang lain. Saya pernah bertanya kepada seorang koki mampukah dia merasakan masakannya ? karena dalam prosesnya dia sendirilah yang menangani segalanya, ternyata apa jawaban yang saya dapatkan, yang bisa merasakan masakan saya adalah orang lain sedangkan kepuasan saya adalah mendengarkan orang lain mengatakan bahwa masakan saya enak. bahkan seorang ahlipun butuh orang lain untuk menilai hasilnya, dan kepuasan itu diirasakan setelah orang lain mengatakan "Ya".

Kata sempurna memang ideal tetapi variabel dalam artian ketika ide-ide kita berkembang lagi maka secara alamiah value dari sempurna itu akan berubah, nah disinilah bukti bahwa segala sesuatu harus dicapai secara bertahap dan batas idealpun tersebut harus kita tentukan sampai mana, karena jika tidak akan terus berkembang dan berkembang tanpa henti yang nantinya tidak menjadi target atau tujuan malah menjadi angan angan, akan semakin jauh dari kita. Mengapa seperti itu ? karena kita bekerja sendiri sisi lain imajinasi kita tanpa batas, disinilah akan berakhir bahwa orang lain juga berperan menjadi parameter dari hasil kita bekerja, maka terjadilah proses reflektif yang akan menjadi panduan dan control bagi kita untuk melanjutlan next step.

Saya terkesan sekali dengan acara pimp my ride, team work yang solid dengan keahlian masing - masing, penghargaan dan kepercayaan terhadap semua komponen mampu bekerja dibidang masing-masing secara bersamaan, tanpa disadari team akan bekerja secara pararel, menghemat waktu, bisa menjadi kontrol satu sama lain dan akan mencapai finish secara bersama-sama, hasil kerja dilihat dan dinilai bersama-sama maka kepuasanpun akan dirasakan bersama-sama. satu poin yang terselip kita akan merasakan kepuasan kita sendiri tanpa harus menunggu orang lain mengatakan "ya".

Berbicara resiko jelaslah anda bisa menilai sendiri resiko ditanggung sendiri dengan team dirasa lebih berat mana ?

Banyak bukti didalamnya, bahkan seorang Nabipun butuh seorang sahabat yang mendampinginya, seorang mozartpun butuh strings player untuk menyuarakan karyanya, bahkan setanpun butuh teman
didalamnya..ha..ha..ha...siapakah itu?


Sunday, December 28, 2008

Musik aktifitas otak genius

Tahu nggak ternyata disaat kita bermain musik semua bagian tubuh kita aktif lo tanpa terkecuali...!!! jika dilakukan secara rutin dan terus menerus maka kemampuan kita secara holistik akan meningkat mau tahu analisisnya...
  1. Otak mengenal 3 stimulus yaitu : audio ( suara) , Visual( warna), Kinetis (gerak) tiga aktifitas itu kita lakukan pada saat bermusik
  2. Otak kanan lebih terkonsentrasi pada hal yang imajinatif, pada saat jammsession ternyata kita tidak sengaja merangkai frekuensi nada yang harmonis dan kita telah melakukan tune brain.
  3. Otak kiri lebih terkonsentrasi pada hal yang bersifat matematis, menghitung tempo, membaca notasi, adalah kegiatan yang memerlukan konsentrasi tinggi, mengkoordinasi tubuh sesuai dengan ketukan, pattern, dan notasi yang ada.
  4. Semua indra dalam keadaan aktif karena semua bagian otak aktif
  5. otak kecil dan sistem keseimbangan berkoordinasi dengan tubuh untuk mengikuti ritmik sam seperti ketika kita berolah raga
  6. Penghayatan terhadap lagu adalah rangkaian emosional yang terarah
  7. setiap nada yang dimainkan akan beresonansi dengan seluruh syaraf ditubuh
  8. Terjadi proses katarsis ( pelepasan energi yang tertekan dalam sistem emosional, lebih mengarah pada psikologis)
Itulah sebabnya mengapa setelah bermain musik kita merasa lebih fresh dan muncul motivasi dan ide-ide baru.Gimana nggak jadi genius kalo tiap hari kita lakukan itu walaupun hanya 2menit.

Saturday, December 27, 2008

wake up musik indonesia !!!

"Kalo bikin lagu tu yang ringan-ringan aja entar gak ada produser yang mau"
"Sekarang ni apa-apa susah kalo kita bikin musik susah ntar malah bikin stress"
"bla..bla...bla....bla.......semuanya pesimis........."

Sukses semua buat temen-temen musisi,
Kadang kala saya sempat berfikir kenapa hampir kebanyakan temen-temen musisi berfikiran seperti itu bahkan menjadi hantu dan penyakit menahun ato penyakit turunan dan lebih heboh lagi diturunkan kesetiap generasi, apalagi kalo udah menyangkut major label, industri musik.

Saya sempat bangga dulu ketika jamannya musik rock bergema, competisi, festival semacamnya benar-benar menunjukkan musikalitas dan kualitas yang berbobot, dalam artian pendengar masih bisa belajar dari lagu-lagu saat itu dan cukup variatif didalamya seperti hanya godbless, aka...etc, sisi lain musik jazz juga membangun imagenya ala asia seperti halnya karimata, master bubi chen, jack lesmana, mus mujiono dan seabreg lainnya.

Bukannya mencibir kualitas musik sekarang tetapi tujuan awalnya sudah mengalami pergeseran , jika mau disadari. Dulu tujuan awalnya adalah menciptakan komposisi lagu yang bisa dijadikan refensi dalam mempelajari scale, pattern,atau lebih hematnya teknik bermusik, selain bisa didengarkan dan bisa memunculkan motivasi untuk mempelajari musik-musik tersebut.

Saat ini sepertinya kualitas sudah bergeser menjadi kuantitas artinya kualitas musikalitas sudah tidak menjadi basic lagi tetapi bagaimana lagu itu bisa menjadi penyakit latah, mudah ditirukan, mudah menjualnya, dengan demikian tidak butuh banyak dana promo ini itu, cukup mengikut trend, bukan menciptakan pasar tapi memaksakan pasar agar menyukainya tanpa berfikir apapun yang terjadi dibelakangnya, maklum lah jualan he..he... Bisa menjadi demam trend kaum muda, tidak butuh syair yang terlalu puitis, chord yang rumit, skill yang melangit dan kalo bisa malah semudah mungkin formasi lagu itu, nggak ada unison, interlude melodi yang hm....hm...,pattern yang rumit.distorsi berat, vocal yang waduh-waduh tingginya minta ampun susahnya bukan main.Cukup 3chord, musik lurus-lurus aja, melodi ya kalo bisa nggak pake,sound yang aneh-aneh, pake kata-kata yang lagi trend nan gaul, yang penting diputer di tipi,radio terus-terusan, kalo bisa muncul diinfotainment tiap hari, audisi tiap hari, nyoba main sinetron, realiti show, udah bisa jadi selebritis mudah kan,nah lo coba kalo dulu, mesti ikut porseni, radio bintang telepisi, kontes nyanyi, sambil berdo'a tiap malem nunggu hoki baru bisa terkenal.

Musik indonesia seperti musim buah-buahan, kalo lagi musim ya rame tapi murah, kalo lagi nggak ya sepi tapi tetep murah... he2..nggaklah becanda kok. Coba saat musim british semuanya pada bikin musik britpop, lagi musim punk semua pada ngepunk, ato kalo lagi musim kangen band semua kok nggak ngikut kangen band kok aneh ya.....??

Coba kita pikir semua musik sama, gaya dan segala macamnya sama, band jumlahnya nggak terhitung, tujuannya cuman 1 terkenal, berarti persaingan didalamya juga besar toh, siapa yang sering muncul dipermukaan itulah yang menjadi pemenangnya, nah logikanya ketika semua memakai baju merah dan kitapun berbaju merah maka kita akan membaur didalamnya dan tidak terlihat, tapi coba kita pake hitam pasti deh kita akan terlihat lain, dan pemerhati akan menemukan kita lebih mudah.

Seperti temen-temen indie, aku salut ama kalian, mulai dari produksi, promo sampe distribusi sendiri, semangatnya luar biasa, kalian sudah berhasil mengalahkan mitos bahwa semua tergantung di major lebel, ingat produser bukan segalanya tapi karya kitalah yang membuat kita ada. good luck !!!!

ToTo Soul Maker


Toto bagi saya adalah referensi pertama yang sering muncul ketika mendirect musik dan mencipta lagu, Mereka mampu menciptakan nuansa yang secara cepat dapat saya identifikasi secara holistik, bahkan mampu memberikan asupan energi dan imajinasi baru bagi saya,misalnya seperti lagu I'll be over you, saya akan berfikir dan memunculkan situasi dimana saya berada, memakai baju apa, minum dan segala sesuatunya, memainkan instrument,sound yang tercipta, chord, fill, riff dan dengan siapa saya harus jamming.
Formasi yang solid, mereka seperti rumah tangga kecil dimana setiap personil mampu mewarnai dan mengkolaborasikannya dengan simple walaupun kalau kita analisis chording dan aransemennya cukup rumit, selama ini saya belum pernah menemui band yang mampu membawakan lagu-lagunya secara utuh, maksud saya memainkannya dan menghadirkan pesan lagu secara utuh dari lagu tersebut.Luke adalah ruhnya, david paich adalah kecakapannya, Jeff seperti bagan tubuhnya, mike memberikan sentuhan cool. Yang lebih saya salut lagi ketika simon menggantikan posisi jeff "peace in heaven" simon mampu mewarnai toto lebih eksklusif namun simon tetap memberikan ruang kosong untuk jeff tetap menemani disampingnya. Meskipun beberapa kali berganti vocal namun itulah toto ia tetap memiliki warna tersendiri, hingga saat ini bobby kembali melengkapi toto.
Jeff dengan sentuhan shufflenya adalah kekuatan dari setiap beat lagu, "africa" ia mampu menggabungkan berbagai macam traditional mulai dari double stroke samba, fill tom yang bernuansa africa sendiri, mampu menciptakan alur yang dinamis dan seandainya tanpa lirikpun ia sudah menceritakan bagaimana africa itu sendiri, chorus sound luke dan synth pad paich adalah layer yang menciptakan nuansa malam dan savana bagi "africa". rata-rata toto memakai beat ini dalam setiap lagunya misalkan the other side, i cant stop lovin' you.
Banyak yang terinspirasi dari toto terutama di indonesia, sorri om2 dewa saya ulas dikit ya. coba ingat lagu bayang-bayang album pertama dewa terus compare dengan lagu i wont hold you back pada interlude guitar tengah mulai dari not dan riffnya sama,mahameru nuansanya ala africa, atau pada album kedua tak akan ada cinta yang lain dicompare dengan the other side, bahkan kalo mau jujur reverb dan chorus master lebih mengacu pada toto, tidak hanya dewa yang lainpun masih banyak, itu bukan masalah yang penting kita bisa nikmati sama-sama asal nggak kebanyakan he...he....
jika anda pengamat musik kira-kira termasuk dalam genre musik apa toto ini, nuansa sound 8yang kental, unison fusion, beat yang nge-groove,piano yang bluesy dan lick gitar yang manis dengan layer-layer a class cie..cie.. kadang terdengar ngerock,hold the line etc...., fusion pada rosanna, cruel,melany, reggae pada somewhere to night, progessive pada dave gone skiing, hydra, dan tentunya nuansa balad pada lagu slownya. cuman 1 kata "GENIUS".