Saturday, December 27, 2008

ToTo Soul Maker


Toto bagi saya adalah referensi pertama yang sering muncul ketika mendirect musik dan mencipta lagu, Mereka mampu menciptakan nuansa yang secara cepat dapat saya identifikasi secara holistik, bahkan mampu memberikan asupan energi dan imajinasi baru bagi saya,misalnya seperti lagu I'll be over you, saya akan berfikir dan memunculkan situasi dimana saya berada, memakai baju apa, minum dan segala sesuatunya, memainkan instrument,sound yang tercipta, chord, fill, riff dan dengan siapa saya harus jamming.
Formasi yang solid, mereka seperti rumah tangga kecil dimana setiap personil mampu mewarnai dan mengkolaborasikannya dengan simple walaupun kalau kita analisis chording dan aransemennya cukup rumit, selama ini saya belum pernah menemui band yang mampu membawakan lagu-lagunya secara utuh, maksud saya memainkannya dan menghadirkan pesan lagu secara utuh dari lagu tersebut.Luke adalah ruhnya, david paich adalah kecakapannya, Jeff seperti bagan tubuhnya, mike memberikan sentuhan cool. Yang lebih saya salut lagi ketika simon menggantikan posisi jeff "peace in heaven" simon mampu mewarnai toto lebih eksklusif namun simon tetap memberikan ruang kosong untuk jeff tetap menemani disampingnya. Meskipun beberapa kali berganti vocal namun itulah toto ia tetap memiliki warna tersendiri, hingga saat ini bobby kembali melengkapi toto.
Jeff dengan sentuhan shufflenya adalah kekuatan dari setiap beat lagu, "africa" ia mampu menggabungkan berbagai macam traditional mulai dari double stroke samba, fill tom yang bernuansa africa sendiri, mampu menciptakan alur yang dinamis dan seandainya tanpa lirikpun ia sudah menceritakan bagaimana africa itu sendiri, chorus sound luke dan synth pad paich adalah layer yang menciptakan nuansa malam dan savana bagi "africa". rata-rata toto memakai beat ini dalam setiap lagunya misalkan the other side, i cant stop lovin' you.
Banyak yang terinspirasi dari toto terutama di indonesia, sorri om2 dewa saya ulas dikit ya. coba ingat lagu bayang-bayang album pertama dewa terus compare dengan lagu i wont hold you back pada interlude guitar tengah mulai dari not dan riffnya sama,mahameru nuansanya ala africa, atau pada album kedua tak akan ada cinta yang lain dicompare dengan the other side, bahkan kalo mau jujur reverb dan chorus master lebih mengacu pada toto, tidak hanya dewa yang lainpun masih banyak, itu bukan masalah yang penting kita bisa nikmati sama-sama asal nggak kebanyakan he...he....
jika anda pengamat musik kira-kira termasuk dalam genre musik apa toto ini, nuansa sound 8yang kental, unison fusion, beat yang nge-groove,piano yang bluesy dan lick gitar yang manis dengan layer-layer a class cie..cie.. kadang terdengar ngerock,hold the line etc...., fusion pada rosanna, cruel,melany, reggae pada somewhere to night, progessive pada dave gone skiing, hydra, dan tentunya nuansa balad pada lagu slownya. cuman 1 kata "GENIUS".

No comments:

Post a Comment