
Saya harus melakukan ini sendiri, saya harus melakukan itu sendiri, begini sendiri dan begitu sendiri, ini bisa kutangani begini dan ini bisa kuatasi begitu. memang sepintas kelihatan seperti ideal tetapi apa yang terjadi ? kita akan mengalami kelelahan ditengah jalan, un focus, dan ketika satu masalah tidak bisa diatasi maka stresslah yang terjadi. Dibalik kesuksesan seseorang ternyata orang lainlah yang menjadikan kita sukses, acapkali kita dibohongi perasaan waham segalanya bisa kita tangani sendiri, sebagai kata pengalihan bahwa sebenarnya kita tidak percaya orang lain. Saya pernah bertanya kepada seorang koki mampukah dia merasakan masakannya ? karena dalam prosesnya dia sendirilah yang menangani segalanya, ternyata apa jawaban yang saya dapatkan, yang bisa merasakan masakan saya adalah orang lain sedangkan kepuasan saya adalah mendengarkan orang lain mengatakan bahwa masakan saya enak. bahkan seorang ahlipun butuh orang lain untuk menilai hasilnya, dan kepuasan itu diirasakan setelah orang lain mengatakan "Ya".
Kata sempurna memang ideal tetapi variabel dalam artian ketika ide-ide kita berkembang lagi maka secara alamiah value dari sempurna itu akan berubah, nah disinilah bukti bahwa segala sesuatu harus dicapai secara bertahap dan batas idealpun tersebut harus kita tentukan sampai mana, karena jika tidak akan terus berkembang dan berkembang tanpa henti yang nantinya tidak menjadi target atau tujuan malah menjadi angan angan, akan semakin jauh dari kita. Mengapa seperti itu ? karena kita bekerja sendiri sisi lain imajinasi kita tanpa batas, disinilah akan berakhir bahwa orang lain juga berperan menjadi parameter dari hasil kita bekerja, maka terjadilah proses reflektif yang akan menjadi panduan dan control bagi kita untuk melanjutlan next step.
Saya terkesan sekali dengan acara pimp my ride, team work yang solid dengan keahlian masing - masing, penghargaan dan kepercayaan terhadap semua komponen mampu bekerja dibidang masing-masing secara bersamaan, tanpa disadari team akan bekerja secara pararel, menghemat waktu, bisa menjadi kontrol satu sama lain dan akan mencapai finish secara bersama-sama, hasil kerja dilihat dan dinilai bersama-sama maka kepuasanpun akan dirasakan bersama-sama. satu poin yang terselip kita akan merasakan kepuasan kita sendiri tanpa harus menunggu orang lain mengatakan "ya".
Berbicara resiko jelaslah anda bisa menilai sendiri resiko ditanggung sendiri dengan team dirasa lebih berat mana ?
Banyak bukti didalamnya, bahkan seorang Nabipun butuh seorang sahabat yang mendampinginya, seorang mozartpun butuh strings player untuk menyuarakan karyanya, bahkan setanpun butuh teman
didalamnya..ha..ha..ha...siapakah itu?

Kata sempurna memang ideal tetapi variabel dalam artian ketika ide-ide kita berkembang lagi maka secara alamiah value dari sempurna itu akan berubah, nah disinilah bukti bahwa segala sesuatu harus dicapai secara bertahap dan batas idealpun tersebut harus kita tentukan sampai mana, karena jika tidak akan terus berkembang dan berkembang tanpa henti yang nantinya tidak menjadi target atau tujuan malah menjadi angan angan, akan semakin jauh dari kita. Mengapa seperti itu ? karena kita bekerja sendiri sisi lain imajinasi kita tanpa batas, disinilah akan berakhir bahwa orang lain juga berperan menjadi parameter dari hasil kita bekerja, maka terjadilah proses reflektif yang akan menjadi panduan dan control bagi kita untuk melanjutlan next step.
Saya terkesan sekali dengan acara pimp my ride, team work yang solid dengan keahlian masing - masing, penghargaan dan kepercayaan terhadap semua komponen mampu bekerja dibidang masing-masing secara bersamaan, tanpa disadari team akan bekerja secara pararel, menghemat waktu, bisa menjadi kontrol satu sama lain dan akan mencapai finish secara bersama-sama, hasil kerja dilihat dan dinilai bersama-sama maka kepuasanpun akan dirasakan bersama-sama. satu poin yang terselip kita akan merasakan kepuasan kita sendiri tanpa harus menunggu orang lain mengatakan "ya".
Berbicara resiko jelaslah anda bisa menilai sendiri resiko ditanggung sendiri dengan team dirasa lebih berat mana ?
Banyak bukti didalamnya, bahkan seorang Nabipun butuh seorang sahabat yang mendampinginya, seorang mozartpun butuh strings player untuk menyuarakan karyanya, bahkan setanpun butuh teman
didalamnya..ha..ha..ha...siapakah itu?





No comments:
Post a Comment